News

List

SMP Widya Wiyata: Siap Online Maupun Offline

13 Juli 2020 17:53

Persiapan adalah hal utama. Komunikasi adalah segalanya. Karena itu, Sekolah Widya Wiyata, Bumi Citra Fajar Jl. Sekawan Ayu No. 9-17, Sidoarjo, melakukan persiapan dan menjalin komunikasi dengan orangtua dan peserta didik sedari awal. Sehingga, saat pembelajaran dimulai sejak Senin (13/7/2020) ini secara daring, tidak mengalami kendala yang berarti.

Sosialisasi yang dilakukan lebih dini itu, kata Inayah Sri Wardhani, S.Psi, Manajer Sekolah Widya Wiyata, membuat lalu lintas informasi antara sekolah, orang tua, dan peserta didik bisa ditepis. Tak terkecuali dengan peserta didik baru yang sistem pembelajarannya harus menggunakan daring (online).

Sebelum pandemi Covid-19, Sekolah Widya Wiyata diakui sudah kerap menggunakan aplikasi meeting untuk bimbingan belajar jarak jauh. Bagi pengajar tentu sudah terbiasa dan mumpuni ketika mensosialisasikan kepada orangtua maupun peserta didik. Karena itu, memasuki hari pertama sekolah menggunakan cara daring, bisa berjalan lancar.

MPLS (Masa pengenalan Lingkungan Sekolah), katanya, malah diadakan seminggu lebih awal dari umumnya. Persiapan metode daring sendiri malah sudah dikomunikasikan sejak Mei 2020 lalu. Melalui live parents meeting dan sebagainya.

Dari pengalaman sebelumnya, Sekolah Widya Wiyata memilih dua channel aplikasi untuk pembelajaran daring, yakni Live Meetings Talk Fusion dan Zoom. Kedua aplikasi itu dipilih dengan menyesuaikan kebutuhan kelancaran belajar daring, tanpa mengeluarkan biaya lebih.

Sekolah Widya Wiyata mengelola SD dan SMP. Sekolah swasta ini termasuk yang mempersiapkan metode pembelajaran masa pandemi ini dengan saksama. Metode online telah disiapkan jauh sebelumnya, mulai dari skill guru hingga karyawan. Peralatan untuk kebutuhan koneksi juga sudah diantisipasi.

Selain itu, lingkungan sekolah juga sudah dilengkapi sesuai protokol kesehatan, walau pembelajaran tatap muka belum dimulai. Selain menyediakan fasilitas sebagaimana standar perilaku hidup bersih dan sehat, ruang kelas juga sudah diatur berjarak sesuai standar. Bahkan di bangku diberi desk shield untuk menjaga antar siswa dari penularan Covid-19.

“Kalau suatu saat aturan pembelajaran bisa dilakukan tatap muka, dari segi aturan maupun fasilitas, kami sudah siap,” ia menandaskan.