News

List

Waktu Puncak Gerhana Matahari Sebagian yang Dapat Diamati di Surabaya

20 Juni 2020 15:13

Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) dalam rilis resminya mengumumkan fenomena Gerhana Matahari Cincin (GMC) yang dapat diamati di Indonesia. GMC ini berupa Gerhana Matahari Sebagian ini dapat dilihat kecuali di sebagian besar Jawa dan sebagian kecil Sumatera bagian Selatan.

Lalu bagaimana dengan Jawa Timur? Menurut Teguh Tri Susanto, Kasi Data dan Informasi BMKG Juanda, Gerhana Matahari yang teramati dari Jawa Timur berupa Gerhana Matahari Sebagian dengan magnitude gerhana terentang antara 0,000 di Kepanjen hingga 0,047 di Sumenep. Ada tujuh daerah di Jawa Timur yang tidak akan teramati gerhana yaitu di Pacitan, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Kanigoro.

“Secara umum, gerhana di Jawa Timur akan dimulai pada pukul 14.57 WIB, puncak gerhana terjadi pada pukul15.21 WIB dan gerhana akan berakhir pada pukul 15.48 WIB. Gerhana ini berlangsung dengan durasi rata-rata 0,50 jam,” kata Teguh kepada Majalah SCG, Kamis (18/6/2020).

Gerhana Matahari Sebagian ini bisa dilihat dengan mata telanjang. Pihaknya menghimbau cara aman saat melakukan pengamatan gerhana matahari cincin antara lain menggunakan kacamata gerhana berfilter matahari khusus, membuat proyeksi lubang untuk pengamatan secara tidak langsung dengan melihat bayangannya, dan menggunakan plastik film yang digabung hingga 5 lapis agar benar-benar gelap.

Gerhana Matahari Cincin terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari. Akibatnya, saat puncak gerhana, Matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya.